INDONESIA AKTUAL.ID, JAKARTA– Himpunan Masyarakat Karo Indonesia (HMKI) mengadakan dialaog tentang Adat Budaya Karo dan syukuran atas terpilihnya anggota dan pengurus HMKI menjadi anggota DPRD, DPR RI dan DPD RI. Acara yang melibatkan para tokoh adat dan para cendikiawan serta para pemerhati adat dan budaya ini berlangsung di Hotel Sentral Cawang Jakarta Timur, Kamis (16/05/2024).
Dalam dialog Budaya dan Adat Karo yang diprakarsai oleh Himpunan Masyarakat Karo Indonesia (HMKI) ini berlangsung sangat alot bahkan terjadi perdebatan yang hampir memancing emosi karena para peserta masing-masing mempertahankan adat dan budaya dari wilayah tempat tinggalnya masing-masing.
Suku Karo yang mendiami 8 Kabupaten Kota yang ada di Provinsi Sumatera Utara ini yakni Kabupaten Tanah Karo, Kabupaten Deli Serdang, Kota Medan, Kabupaten Langkat dan Kota Binjai, Kabupaten Dairi dan Kabupaten Simalungun serta Kota Pematang Siantar.
Masing-masing daerah mempertahankan budaya dan kebiasannya. Karena adat budaya suku Karo bervariasi sesuai tempat tinggalnya yang terkenal dengan adat budaya Karo Gugung, Karo Singalurlau, Karo Jahe.
Ketua Umum Himpunan Masyarakat Karo Indonesia (HMKI) Dr. Minola Sebayang, SH.,MH dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Arnis Ginting, menyampaikan permintaan ma’af karena tidak bisa hadir karena harus mengikuti acara pemakaman ibu mertua yang meninggal di Medan. Selain itu, Minola Sebayang juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah menyempatkan diri untuk hadir guna membahas tentang Adat dan Budaya Karo yang hampir punah karena tergerus oleh budaya asing.
Dialog Adat dan Budaya Karo ini dihadiri oleh banyak tokoh masyarakat Karo dan pemerhati Adat dan Budaya Karo, seperti Haji Serta Ginting mantan anggota DPRD Kabupaten Labuhan Batu dan DPRD SUMUT serta DPR RI, Liasta Karo-Karo Surbakti yang berprofesi sebagai akuntan, dan Ir. Alimin Ginting Ketua Dewan Pakar HMKI, serta Sarjani Tarigan,MS.P budayawan dan penulis buku sejarah Karo mantan camat dan mantan Kepala Dinas di Pemkab Karo, Dr. Yakub Ginting,SH.,CN.,M.Kn anggota Mahkamah Agung Republik Indonesia (MARI).
Diacara tersebut, Dr. Yakub Ginting,SH.,CN.,M.Kn mengucapkan banyak terima kasih atas adanya inisiatif HMKI mengadakan acara seminar ataupun acara dialog tentang Adat dan Budaya Karo, yang mana masyarakat Suku Karo banyak mendiami wilayah di Provinsi Sumatera Utara.
“Dengan banyaknya wilayah yang didiami oleh masyarakat suku Karo di Sumatera Utara, tentu ada perbedaan Adat dan Budaya Karo dan sudah pasti ada kecenderungan mengadopsi adat dan budaya disekitarnya”, jelas Yakub Ginting yang telah menjalani profesinya sebagai Hakim selama 30 tahun ini terlihat sangat aktif tampil sebagai pembicara dan narasumber.
“Untuk itu saya sepakat jika HMKI menggagas dan mengadakan kongres Adat dan Budaya Karo. Karena jika tidak diadakan suatu kongres, maka sering sekali terjadi perbedaan dan pemahaman tentang adat dan budaya Karo sehingga bisa terjadi mis-komunikasi”, paparnya.
Lebih jauh Yakub Ginting mengatakan, jika ini dibiarkan maka generasi muda Karo akan meninggalkan adat dan budayanya sendiri karena lebih mencintai budaya asing yang serba pragmatis dan dikawatirkan bisa akan kawin dengan semerga (satu marga).
Sementara itu ibu Erwina Harahap yang mewakili Kepala Penghubung Pemda Sumut Ichsanul Arifin Siregar,S.STP mengucapakan banyak terima kasih atas adanya undangan dari HMKI. “Bapak Ichsanul Arifin Siregar menyampaikan permintaan ma’af atas ketidak hadirannya diacara yang digelar oleh HMKI karena harus mendampingi Pj Gubernur Sumut Mayjen TNI (Pur) Dr. Hasanudin,S.IP.,MM ke Semarang, dan menyampaikan banyak terima kasih atas undangannya”, jelas ibu Erwina yang mengaku bangga karena sering sekali HMKI membuat kegiatan dan selalu mengundang Penghubung Sumut dan UPT anjungan Sumut Taman Mini.
Dalam sambutannya ibu Erwina menyampaikan terima kasih dan meminta agar hubungan yang baik ini semoga berlanjut terus. Kami dari perwakilan Pemda Sumut meminta agar HMKI bisa membantu dan memfasilitasi untuk berkomunikasi denga masyarakat Karo khususnya di Jakarta dan sekitarnya. Hal ini kami sampaikan terkait saat ini anjungan Sumut membangun dan merenovasi. Tentu banyak sekali kekurangan dan kelemahan kami terkait pembangunan rumah adat Karo serta pengadaan barang-barang untuk kelengkapan adat dan budaya Karo. Erwina didampingi beberapa pegawai kantor Penghubung Pemda Sumut.
Turut hadir dalam acara ini dari Karo Depok Bersatu (KDB) Zetsplayers Tarigan Ketum, Ir. Sopan Sinuraya Sekjen dan Mestiawan Sembiring Wasekjen.
Usai acara dialog Adat dan Budaya Karo, diadakan acara syukuran terhadap lolosnya beberapa anggota dan pengurus HMKI menjadi anggota DPRD Kabupaten dan Kota serta DPR RI dan DPD RI. Tampak hadir Pengurus DPP HMKI DR. Badikenita Putri,SE.,SH.,M.Si lolos kembali menjadi anggota DPD RI dari Sumut.
Anggota DPRD Kab Langkat Sumut Edi Bahagia Sinuraya,S.IP dan Jhon Binsar Ketaren,SKM dan Raja Edward Sebayang sebagai anggota DPRD Kab Karo. (IA/barus).

















