JAKARTA, — Dalam menjalin tali silaturahmi dan meningkatkan rasa persaudaraan, perkumpulan Tarigan dan Anak Beruna (perkumpulan saudara dekat dan yang ada kaitannya dengan marga Tarigan) Cililitan dab sekitarnya mengadakan acara Gendang (acara silaturahmi yang ada kaitannya dengan marga Tarigan) di Cibubur Pramuka Jakarta Timur Minggu (29/03/26) lalu.
Tepat pukul 11.00 wib, acara dimulai dengan acara menari bersama. Acara Perkumpulan Tarigan dihadiri oleh 100 orang lebih.
Anggota Perkumpulan Tarigan Cililitan ini, banyak yang berdomisili diluar Cililitan, tetapi yang pernah tinggal di Cililitan ini ada sekitar 150 keluarga.
Tepat pukul 13.00 wib, setelah menari bergantian secara bergiliran marga Tarigan dan anak beru (family) para hadirin dipersilahkan istrahat dan makan siang.
Usai makan siang, acara dilanjutkan dengan menari bersama serta menampilkan lagu khas Karo dan lagu Simalungun dari berbagai daerah termasuk lagu-lagu dari Indonesia timur seperti lagu Manado.
Ketua Perkumpulan Tarigan Amos Tarigan menjelaskan acara ini sudah kedua kali semenjak terbentuk. “Acara pertama kami lakukan pas menyambut HUT RI bulan Agustus 2025 lalu di Perumahan Raffles Hills,” jelas Amos Tarigan yang mengaku bangga karena walaupun baru terbentuk langsung banyak keluarga yang bergabung.
Ditambahkan Amos Tarigan, pada acara kedua ini baru terbentuk pengurus secara lengkap dan sekaligus membahas tentang aturan perkumpulan.
“Walaupun ini sifatnya perkumpulan keluarga yang bergerak penuh sosial tidak mengharapkan keuntungan, peraturan harus ada secara jelas. Karena sering sekali aturan yang tidak jelas membuat perkumpulan itu tidak langgeng dan sering terjadi perselisihan karena dianggap ada pilih kasih,” jelas Amos Tarigan menceritakan pengalamannya dibeberapa organisasi.
Sementara itu Pt Setia Budi Tarigan dalam sambutannya menyampaikan, banyak terima kasih atas kedatangan serta partisipasi para anggota baik materi maupun tenaga untuk menyukseskan acara gendang yang diadakan menari bersama, pelestarian adat untuk menjalin tali silaturahmi dan mempererat rasa persaudaraan sesama perantau dari Tanah Karo Sumatera Utara.
Setia Budi Tarigan yang biasa dipanggil bapa Evan yang dipercaya sebagai Penasehat Perkumpulan Tarigan mengatakan berterima kasih kepada seluruh panitia yang sudah melaksanakan dengan baik acara yang sifatnya melestarikan adat dan budaya Karo.
Bapa Evan sebagai Penasehat sangat mengharapkan agar pada pertemuan berikutnya terlaksana diskusi tentang adat.
“Diskusi dan kajian terhadap budaya dan adat-istiadat Karo sangat perlu dilestarikan dan diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia dan khususnya kepada masyarakat Karo yang ada diperantauan,” ujar Pt Setia Budi Tarigan yang saat ini menjadi Ketua BPMR (Ketua majelis) GBKP Pasar Minggu Klasis Jakarta-Banten.
Ditambahkan bapa Evan, perlu juga membahas tentang adat perkawinan dan kerabat kerjanya yang terus berkembang sesuai dengan zamannya sebagai salah satu budaya pemersatu untuk terciptanya persaudaraan.
“Karena seiring majunya perkembangan zaman, semakin banyak anak muda yang semakin jauh dari adat-istiadat Karo,” jelas bapa Evan didampingi Andi S.P Barus Sekretaris Perkumpulan Tarigan.
Susunan Pengurus lengkap Perkumpulan Tarigan Cililitan dan sekitarnya sebagai berikut, Penasehat: Sudiman Tarigan, Setia Budi Tarigan, Sinar Tarigan, Prista Tarigan, Edison Barus, Naheson Barus, Setia Terbit Barus.
Pengurus: Ketua Amos Tarigan, Wakil Ketua Eka Rananta Tarigan dan Salomo Tarigan.
Sekretaris Andi S.P Barus dibantu Sejarah P Ginting, Tangkoh Sembiring, Ganti Peranginangin.
Bendahara: Serta beru Tarigan dibantu Rustiati beru Tarigan.
Seksi Humas: Ramli Barus,SE dibantu Sudirman Tarigan. Seksi Kerohanian: Yudika Tarigan dibantu Terang Ukur beruTarigan. (Rus).









