Ketua DPC Petisi Brawijaya Jakpus, Lukmanul Hakim: Penggusuran Tanpa Solusi Hanya Bikin Susah Rakyat

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, — Tanpa Solusi, Bina Marga dan Dishub (Dinas Perhubungan) Jakarta Pusat, Gusur  PKL Depan Kampus UKI Jalan Diponegoro.

Sekitar 30 pedagang kaki lima (PKL) di depan Kampus Paska Sarjana UKI Jl. Diponegoro, Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen Jakarta Pusat secara sepihak digusur oleh pihak pengelola Kampus Paska Sarjana dan Sekolah PSKD,  Dinas Bina Marga dan Dishub dari jalur trotoar depan kawasan itu pada 25 November 2025 lalu.

banner 336x280

Para pedagang tersebut akhirnya menggeser lapak mereka di badan jalan depan kampus Paska Sarjana UKI dan Sekolah PSKD 1 Jalan Diponegoro sehingga menimbulkan penyempitan Jalan Diponegoro depan RSCM.

“Ini jelas merugikan para pedagang kaki lima (PKL). Pasalnya, penggusuran tanpa di barengi dengan adanya solusi. Akan sangat merugikan PKL tersebut yang notabene adalah rakyat kecil alias wong cilik,” ujar Ketua DPC Petisi Brawijaya Jakarta Pusat Lukmanul Hakim yang juga salah seorang pedagang PKL di lokasi tersebut.

Menurut Lukmanul Hakim,  sebelumnya pihak Kampus  UKI sempat  melarang  PKL berjualan  depan pagar Kampus itu secara langsung namun tak memberikan solusi.

“Tanggal 25 November 2025 aparat gabungan dari Dinas Bina Marga dan Dishub Jakarta Pusat  menggusur para pedagang, sehingga pedagang geser lapak ke badan Jalan Diponegoro”, ujar Lukmanul Hakim, Ketua DPC Petisi Brawijaya Jakarta Pusat dan pemilik salah satu lapak.

Kehadiran PKL di kawasan Jalan Diponegoro depan RSCM dan Kampus Paska Sarjana UKI sangat bermanfaat bagi pengunjung RSCM,  Kampus  dan sekolah kawasan itu. (Rus).

banner 336x280