Rampak Sarinah Mengajak Kebangkitan Nasional Dijadikan Momentum Mewujudkan Keadilan Sosial

banner 120x600
banner 468x60

INDONESIA AKTUAL.ID, JAKARTA – Rampak Sarinah menganggap pentingnya untuk memperingati Gerakan Reformasi 98 terutama di saat erosi demokrasi seperti yang terjadi sekarang ini. Soal waktu, Rampak Sarinah percaya bahwa momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional adalah momentum yang tepat agar ada semangat menghentikan erosi demokrasi tersebut yang membelokkan amanat reformasi.

“Di saat reformasi memasuki tahun ke 26 situasi darurat justru dialami rakyat baik di sektor publik maupun domestik,” ujar Dhini M. Ketua Rampak Sarinah Jakarta (21/5/2024).

banner 336x280

Menurutnya, di sektor publik telah terjadi penggerusan demokrasi berupa menyempitnya hak kebebasan berekspresi, berorganisasi, maupun persekusi terhadap aktivis-aktivis HAM dan Lingkungan.

Ia melanjutkan bahwa situasi di keluarga juga memprihatinkan karena ada darurat KDRT, kekerasan seksual, perdagangan orang, angka kematian ibu dan anak yang tinggi, dan bencana alam serta kerusakan lingkungan yang memukul para perempuan dan anak. “Indonesia gagal memberikan keamanan bagi perempuan, Kekerasan Berbasis Gender di situasi yang mengenaskan,” tutur Dhini.

Selama aksi, Rampak Sarinah membuka spanduk berwarna ungu berisi tuntutan agar pemerintah memberikan keadilan bagi para perempuan dan rakyat miskin. Di spanduk juga ada tuntutan pengesahan RUU PPRT sebagai salah satu upaya mewujudkan keadilan bagi para perempuan miskin berprofesi PRT.

“UU PPRT sudah 20 tahun digantung di DPR. Apa artinya Kebangkitan Nasional jika tidak bisa menunjukan dan memberikan keadilan bagi rakyat miskin?” tegas Dhini.

Rampak Sarinah berharap seluruh rakyat tidak apatis untuk memperbaiki keadaan. “Semangat pergerakan nasional 1908, 1998 harus tetap dikobarkan untuk mewujudkan keadilan sosial melalui demokrasi ekonomi dan pembangunan berkelanjutan,” jelas Dhini mengakhiri. (RB/IA).

banner 336x280